Langsung ke konten utama

Aku Beranjak Dewasa - A Song by Sherina (pas banget untuk momen ulangtahun)

Ada lagu yang selalu saya nyanyikan setiap kali saya ulang tahun. Setiap pagi diawal umur yang baru.

Menurut saya, inilah lagu yang paling pas untuk mengiringi momen pertambahan umur yang semakin dewasa dan semakin tua. Lagu ini dulu dipopulerkan oleh Sherina Munaf, awal-awal tahun 2013. Kalau kamu termasuk kelahiran tahun 1990 seperti saya, kamu mungkin akrab dengan lagu ini. Pada waktu itu Sherina sangat lekat dengan image penyanyi cilik yang serba bisa. Album dan lagu 'Aku Beranjak Dewasa' ini seolah bisa menjadi image baru bahwa Sherina sudah bukan anak kecil lagi.



Buat saya, lirik lagu ini bisa mewakili harapan dan doa yang sering kita panjatkan saat kita bertambah usia. Kita ingin bertambah bijak, taat pada Tuhan, menjadi manusia yang lebih baik.
Ada pertanyaan "masihkah tampak manis raut wajahku" yang mewakili masa pubertas disana.

Just incase you haven't seen it, here is the lyrics. Sayangnya waktu saya cari video klipnya di Youtube, saya nggak nemu tuh. Kalau kamu punya, bagi-bagi ya.. ^_^

Aku Beranjak Dewasa

Di malam yang sunyi dan sesenyap ini,
dapatkah kumohon pada yang Esa
masihkah tampak manis raut wajahku?
masihkah seputih kapas dihatiku?
bilakah telah kukoyak mata hatiku?
Oh, mungkinkah

Begitu besarnya kasih-Mu untukku,
karunia dari-Mu setiap waktu.
Tanpa-Mu takkan indah jalan hidupku,
tanpa-Mu takkan indah nikmat rizki-Mu,
karena-Mu selalu bersyukur saat kini aku beranjak dewasa

Semoga hidup ini kulalui dengan hati yang seterang bintang-bintang
indah bertaburan
tanpa kecewa, amarah, rasa galau.
Dan semoga selalu kujalani perintah-Mu.
Tuhan, bimbinglah diriku penuh kasih, Yang Maha Pengasih

Doaku di malam ini.


Gimana menurut kamu? Saya yakin kamu punya 'soundtrack' ulangtahun sendiri. It's okay.
Yang penting bukanlah lagunya, ucapannya atau kadonya. Tapi kualitas kita.
Kualitas sebagai manusia baru dengan umur baru dan sifat baru.

Selamat ulangtahun, untuk kamu yang kebetulan hari ini berulangtahun :)

   


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hompimpa (Sebuah puisi dari Tengsoe Tjahjono)

Puisi Hompimpa karangan Tengsoe Tjahjono pertama kali saya ketahui saat kelas 1 SMP. Tepatnya saat classmeeting yang diadakan pasca ulangan umum. Sekolah saya SMP Negeri 6 Semarang mengadakan beberapa lomba. Yah, buat ngisi hari aja sih. Supaya murid-muridnya nggak nganggur gitu. Waktu itu Bu Tamsih (salah satu pengajar Bahasa Indonesia) mengadakan lomba deklamasi puisi Hom-Pim-Pa untuk anak-anak kelas tiga. Syaratnya : saat deklamasi puisi, satu kelas harus maju semua. Tidak boleh hanya satu orang yang maju deklamasi mewakili kelas mereka. Pokoknya, satu kelas maju bareng. Tampil di tengah-tengah lapangan. Ditonton oleh kelas satu dan kelas dua. Asik ya? Tampil rombongan, gitu. Jadi bisa dilihat kekompakan masing-masing kelas. Kalau satu orang salah, ya satu kelas bisa ancur. Pernah ada kelas yang tampil bagus banget di awal. Setelah memasuki bagian tengah-tengah, ada murid yang suaranya cempreng dan cengengesan (sungguh kombinasi yang absurd, hehe) yang tentu saja membuat semua penon...

I can't believe i have been three years here

my desk, June 14th 2013 I can't believe i have been three years here. Yep, it is my 3rd year in PT Ungaran Sari Garment. After all the stormy periods, exhausted time, crazy works and many stuffs, I am still alive. Let me emphasize. I - CAN - SURVIVE. Hahaha.. Wow. Waktu cepat sekali berlalu ya? Ceritanya bakal panjang nih. Kalo kamu udah bosen, mending pindah channel aja gih. Biar kayak sinetron, saya akan membagi cerita kilas balik ini dalam beberapa chapter. Dan ini, ladies and gentlement, adalah bagian satu. Chapter #1 : The Beginning Almost three years ago, in 14th June 2010 I was called to be receptionist at Front Office PA1. Nggak kebayang senengnya waktu saya dikasih tau : Kamu keterima. Besok senin mulai masuk ya. Ya Robbi, saya bakal kerja! Setelah hampir satu minggu bolak-balik buat interview, test tertulis, dan test kesehatan, akhirnya besok Senin saya resmi jadi seorang karyawan. Saya bukan anak sekolah lagi! Saya bakal cari duit sendiri! Ay, karam...

i can't believe i have been three years here (part 2)

Chapter #2 : The Interview Maka dimulailah proses interview itu. Nina sms kalau di PT USG Pringapus banyak anak Stemba lain yang sedang interview seperti dirinya. Sementara saya? Interview bareng sama ibu-ibu dan anak jebolan kursus menjahit. Mereka melihat saya dengan tatapan ingin tau. Mungkin karena saya masih kecil? Atau kelihatan yang paling pede diantara mereka? Entah, mungkin alasan yang kedua. "Mbak'e mau ngelamar juga ya?" "Iya" "Dari tempat pelatihan mana?" "Oh enggak, saya dari sekolah kok. STM Pembangunan Semarang" "Disana ada jurusan menjahit?" Whoaaa... saya nggak ngelamar jadi operator jahitnya, Bu! On that first day, I was being interviewed with Dessy from recruitment. The interview in English. Yes, in English. It's easy. And then, she asked me to type a document in Microsoft Office. That's easy. After that, I was sent to another-cute-HRD-staff named Rizky. I call him cute because he is still...