Langsung ke konten utama

Postingan

Aku Beranjak Dewasa - A Song by Sherina (pas banget untuk momen ulangtahun)

Ada lagu yang selalu saya nyanyikan setiap kali saya ulang tahun. Setiap pagi diawal umur yang baru. Menurut saya, inilah lagu yang paling pas untuk mengiringi momen pertambahan umur yang semakin dewasa dan semakin tua. Lagu ini dulu dipopulerkan oleh Sherina Munaf, awal-awal tahun 2013. Kalau kamu termasuk kelahiran tahun 1990 seperti saya, kamu mungkin akrab dengan lagu ini. Pada waktu itu Sherina sangat lekat dengan image penyanyi cilik yang serba bisa. Album dan lagu 'Aku Beranjak Dewasa' ini seolah bisa menjadi image baru bahwa Sherina sudah bukan anak kecil lagi. Buat saya, lirik lagu ini bisa mewakili harapan dan doa yang sering kita panjatkan saat kita bertambah usia. Kita ingin bertambah bijak, taat pada Tuhan, menjadi manusia yang lebih baik. Ada pertanyaan "masihkah tampak manis raut wajahku" yang mewakili masa pubertas disana. Just incase you haven't seen it, here is the lyrics. Sayangnya waktu saya cari video klipnya di Youtube, saya nggak nemu ...

Nge-Net di kantor nih ye!

Kerjaan saya di kantor lumayan asik, walaupun standard-standard aja. Ber-AC, komputer untuk satu orang satu unit. Nggak ja uh beda sama kantor lain. Apala gi disini terkenal pelit. Hehehe Tapi menurut saya tempatnya asik. Dekat sama pantry (jadi kalau mau tambah air minum, aksesnya gampang). Dekat sama toiler juga. Yah, walaupun toilet dipake rame-rame sih sama staff Finishing, HRD, WS bahkan ada operator yang ikut pake sampai baunya duilee... pesingg! Ruangan saya juga dekat dengan HRD. Itu artinya kalau ada gajian, pasti kita bisa ambil slip ga ji duluan disana. Dan karena ruangan HRD ini kayak akuarium (baca : kacanya transparan), maka kalau ada yang kena kasus dan dipanggil ke HRD, kami juga jadi yang pertama tau. Ruangan kami juga punya akses lurus ke pintu kaca yang biasanya dilewati tamu dan dipakai sebagai jalan pintas saat makan siang. Habis, kami malas kal a u makan siang ha rus jalan ke pintu utama dan melewati deretan operator finishing dan sekuriti. A palagi sta ff HR...

A Morning when I think about "ATHEIS"

Kamu tahu apa artinya atheis? Atheis artinya 'tak ber-Tuhan' atau tidak memiliki Tuhan. Sekarang kata 'Atheis' juga diartikan "Tidak percaya keberadaan Tuhan". Atheisme berarti paham yang percaya Tuhan itu tidak ada. Bagi kamu yang beriman dan percaya Tuhan itu ada, saya ucapkan selamat. Congratulation ^^ Tapi tetaplah waspada dengan orang-orang yang mencoba mempengaruhi kamu jadi Atheis. Seperti percakapan-percakapan sederhana ini , yang pernah saya baca dari file lama kantor. Suatu hari terjadi percakapan antara tukang cukur dan pelanggannya. Sesaat topik pembicaraan beralih tentang Tuh an. Si tukang cukur bilang,"Saya tidak percaya Tuhan itu ada". "Kenapa kamu berkata begitu?" timpal si konsumen. "Begini, coba Anda perhatikan di depan sana, di jalanan itu u ntuk menyadari bahwa Tuhan itu tidak ada. Katakan kepadaku, jika Tuhan itu ada, adakah yang sakit? adakah anak terlantar? Jika Tuhan ada, tidak akan ada sakit ataupun  kesu...

Devi dan Raven

Everytime I wrote 'Raven' in my notes, my book cover, my stationaries, or in my signature, most people will read it 'raven' as barely written. Everytime people read mistakenly 'raven', mostly I give correction how it's supposed to be read. It's very weird and nastily, you know. Well, apart of that, terlepas dari adanya 'kesalahan' pelafalan kata Raven, pertanyaan yang sering diajukan orang-orang adalah : Apa itu Raven dan Kenapa harus nama Raven, instead of Devi? Perhaps this explanation can help you ... Devi adalah nama lahir yang diberikan orangtuaku kepada anak yang lahir pada 15 Desember 1990 - hari Sabtu pahing. Ketika kutanya kenapa namanya Devi, mereka menjawab karena lahirnya bulan Desember, sehingga diambil suku kata pertamanya. Devi dan Desember. Lalu kenapa ada kata Oktaviasari, tanyaku. Bukankah orang menyangka lahirnya bulan Oktober? Ibu hanya menjawab, nama Oktaviasari cuma untuk 'gandengan' saja. Sebagai pelengkap. Raven ...

Daun, Angin, Pohon dan Gagak

Pernahkah kau berpikir, D aun terbang dari pohon karena Angin bertiup, atau Pohon yang tak memintanya untuk tinggal? Mungkin sudah waktunya Daun itu digugurkan dan pergi, jadi Pohon tak menghalanginya untuk terbang manakala angin bertiup. J adi daun itupun terbang terbawa Angin. Tapi bahkan ada Angin yang tak mau membawa Daun yang jatuh. Angin yang hanya sekedar bertiup saja, tanpa ada maksud merebut Daun dari Pohon. Dia hanya bertiup dan melintas seperti yang biasa dia lakukan, tanpa melihat ada Daun yang sudah tak mungkin tinggal di Pohon. Maka dengan sekelebat Angin yang melintas, Daun itupun jatuh. Meluncur ke tanah, meninggalkan Pohon tapi tak bisa mengikuti perginya Angin. Daun itu jatuh, bersemayam di bumi hingga udara, air dan panas mengikis wujudnya, menguraikan bentuknya menjadi humus. Dan siapa tau kelak daun ini menjadi rumput, memandang ke arah Pohon yang dulu tak memintanya tinggal. Daun itu tak membenci Pohon. Pun Daun yang jatuh itu tak pernah membenci Angin. Tapi ...

being single and happy ^_^

selamat siang semua... hari ini Pringapus lagi cerah banget. Sang Matahari lagi 'good mood' disini, hehehe. Tapi gak tau ntar malem kayak gimana. Saya sih berharap ntar malem juga bakal cerah-cerah aja. Amiinn. ^_^ well, panas banget di ruang kerja. AC-nya mati satu, tapi dampaknya woooww.. saya dan teman-teman seperti terpanggang. So Hot! Apalagi kerjaan di PPMC lagi banyak-banyaknya, sering ada mis  dengan produksi, pendingan masih banyak, waahh.... ideal banget buat memancing emosi. Bu Mala, leader saya juga mukanya bete banget. Kerjaan plus meeting melulu + udara gerah = emosi. Ati-ati nih... =P oke, kembali ke topik awal. Single and Happy. saya masih single (ehm), tapi buat saya gakpapa tuh. Jomblo itu pilihan. Makanya saya nggak mau pusing-pusing mikir cowok. Kalo ada yang cakep, paling jadi klepek-klepek. Hehehehe. Saya pernah punya cowok, dan terus terang saya kapok. Cowok itu nyebelin banget! Playboy kelas kakap. Punya pacar dimana-mana. Saat kami pacaran, ter...