Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label story behind me

Mimpi hari Kamis malam tanggal 07 Desember 2017

Saya pernah baca novel The Story Girl karangan LM Montgomery (terjemahan Bahasa Indonesia : Si Gadis Pendongeng), yang mana disebutkan bahwa makan ketimun di malam hari bisa membuat seseorang memimpikan hal yang fantastis. Percaya nggak percaya sih, lagipula tidak ada penjelasan ilmiahnya. Tapi setiap kali saya mimpi aneh, saya lalu mencoba mengingat apakah malam sebelumnya saya makan sesuatu yang mengandung ketimun : entah itu nasi goreng, gado-gado, atau ayam penyet dengan lalapan timun. Pada hari Kamis malam (atau malam Jumat) tanggal 7 Desember saya kebetulan makan tahu gimbal dan di dalamnya ada seiris timun. Malamnya pas tidur, saya mengalami mimpi yang mungkin akan menginspirasi Aa Gatot Brajamusti bikin sekuel Azrax. Apakah ini mimpi yang muncul gara-gara makan ketimun di malam hari? Nggak tau ya. Mumpung saya masih ingat, saya mau nulis mimpi itu di sini. Tumben-tumbenan nih, saya sharing mimpi di blog. Nggak apa-apa lah ya? Itung-itung biar blog ini nggak terlalu sepi postin...

Make A Wish

Ngomong-ngomong, hari ini saya ulangtahun. Oh shit. Itu artinya saya tambah tua. Biasanya saat berulang tahun orang-orang akan make a wish. Membuat keinginan. Menyenandungkan harapan. Bagi sebagian orang, momen make a wish terjadi beberapa detik sebelum mereka meniup lilin di atas kue ulang tahun. Kalau saya mah ogah ya, diminta ngucapin keinginan/doa sebelum meniup kue ultah. Dengan waktu yang kurang dari semenit saat make a wish itu, doa apa yang mau saya ucapkan? Kemungkinan besar yang saya ucapkan adalah hal yang melintas di pikiran saya waktu itu. Dan biasanya, hal yang melintas di pikiran saya waktu itu adalah hal yang random. Misalnya, pengen makan es krim Sundae sambil disuapin Logan Lerman. Atau naik kapal pesiar sama Tom Cruise. Atau nginep semalam di Istana Negara. Tuh, random kan? Makanya saya mending ngucapin doa habis sholat aja. Soalnya biasanya doa saya panjang-panjang (banyak maunya, huh!) dan doanya juga harus spesifik agar Yang Maha Mendengar berkenan mengabulkan p...

There’s Something About Devi (part 3)

Whoa.. I just wake up from my long sleeps and seeing that Devi has posted some stories lately. Yeah, stories from everywhere. But not stories about herself. That’s why I am here. Remember me? Yep, I am K.I. I am here to reveal some facts about Devi, as I did couple weeks ago. People have to know hidden things about the owner of this blog, right? Okay, let me start to tell her 3 rd peculiarity :   She is the Drama Queen That girl was a one time teenage drama queen// a hot, tough everyday wannabe// But she'll have changed her destiny// Now she's a somebody// Itu kutipan refrain lagu Confession of A Teenage Drama Queen dari Lindsay Lohan. I hate that song . Apa bagusnya? Tapi Devi sering sekali memutarnya sambil tersenyum-senyum. Sering sekali dia mengguncang-guncang bahuku saat mendengar lagu ini diputar di playlist. "Nah, ini lagu soundtrack diriku!" katanya. Yeah, terimakasih telah memberitahuku, Devi. Yeah, she is just so The Dram...

There's something about Devi (part 2)

Hey! Yes, It's me again. My name is K.I. and I am here to reveal facts and secrets of Devi that you might not consider or realize. One thing to remember : something is not always as what it seems like. Okay here we go. Facts no. 2 : She has a mighty mouth Bukan sekali, dua kali aku mendengar ocehannya. Kamu bisa berikan Devi waktu dua, tiga, lima jam, dia akan senang hati bicara padamu. Secara cuma-cuma. Dia akan cerita dongeng apapun yang kau pinta, cerita apapun yang dia anggap lucu, yang membuatmu senang dan berkata "lagi, cerita lagi" Devi suka puisi, kau tahu. Sajak, gurindam, pantun, hikayat, gubahan semua dilahapnya. Dia tak ragu-ragu mendeklamasikan puisi yang dia baca pada siapapun yang mau mendengar. Untungnya, Devi membaca puisi itu dengan nada dan intonasi sempurna. Tak hanya betah bicara, aku menyebutnya Mighty Mouth karena suaranya yang berkarakter saat membaca puisi atau sajak, namun suara itu juga aduhai kerasnya. Perkiraanku sekitar 100 desi...

Devi dan Raven

Everytime I wrote 'Raven' in my notes, my book cover, my stationaries, or in my signature, most people will read it 'raven' as barely written. Everytime people read mistakenly 'raven', mostly I give correction how it's supposed to be read. It's very weird and nastily, you know. Well, apart of that, terlepas dari adanya 'kesalahan' pelafalan kata Raven, pertanyaan yang sering diajukan orang-orang adalah : Apa itu Raven dan Kenapa harus nama Raven, instead of Devi? Perhaps this explanation can help you ... Devi adalah nama lahir yang diberikan orangtuaku kepada anak yang lahir pada 15 Desember 1990 - hari Sabtu pahing. Ketika kutanya kenapa namanya Devi, mereka menjawab karena lahirnya bulan Desember, sehingga diambil suku kata pertamanya. Devi dan Desember. Lalu kenapa ada kata Oktaviasari, tanyaku. Bukankah orang menyangka lahirnya bulan Oktober? Ibu hanya menjawab, nama Oktaviasari cuma untuk 'gandengan' saja. Sebagai pelengkap. Raven ...