Pagi ini Edy Haryanta meninggal dunia. Tanggal 5 Desember 2013, pukul lima pagi. Ada satu ruang di benak saya yang remuk. Satu orang yang saya kasihi pergi. Satu orang lagi telah kembali ke hadapan Illahi Robbi. Edy, sahabat semasa SD, si tukang nyontek, pencinta Jamrud, kadang bicara mesum, dan selalu jadi pelawak kalau saya bete. Edy, dengan komentar konyol dan lelucon spontannya selalu membuat saya rindu kembali ke masa SD. Edy, yang selalu nyontek dan menyalin tugas dari buku LKS saya. Edy yang setiap pagi setia menagih Pe-er saya untuk disalin. Edy yang selalu minta saya tuliskan identitasnya di buku. "Tulisanmu bagus, Dev" katanya. Duluu sekali. Edy, teman yang selama hampir 6 tahun tak pernah bisa saya hubungi. Kami berpisah dan lost contact sejak masuk SMP. Edy, yang pernah bersekolah di SMK Negeri 4 Semarang, jurusan Teknik Gambar Bangunan, tapi tak sampai lulus. Dia keluar saat kelas dua. Edy lalu melanjutkan ke SMK Tarcisius, dimana dia bertemu gadi...
Ini adalah blog Devi Oktavia, yang kadang menyamar dengan topeng remaja, dan ini sebagai diary galaunya. Kadang bertindak seperti reporter, dan ini adalah korannya. Kadang berlagak seperti pencerita, dan ini adalah panggung kecilnya. Kadang menjadi dirinya sendiri, dan inilah coretan keluh kesahnya. Selamat datang dan selamat membaca.