Langsung ke konten utama

Terimakasih............ (untuk 4 bulan yang penuh warna ^_^)

Selama 24 Ags - 24 Nov 2012 saya ditugaskan buat membantu tim Express Planning PA2, dan bekerjasama dengan (sebagian besar) tim produksi PA2.

Ada cerita senang saat PPS di-approved, PP Meeting berjalan lancar, dan Final inspection tanpa masalah.

Ada cerita sedih dan melelahkan saat PPS tak bisa terkirim, PPMeeting yang penuh cercaan, atau review berkepanjangan.

Ada cerita bangga saat sample USG dipuji sebagai the best sample, dan ada masa-masa kemelut dengan ketatnya jadwal PCD.

Ada cerita 'merayu' Buyer supaya datang ke factory, ada juga cerita 'menaklukan' orang produksi supaya jangan pulang dulu dari factory.

there are a lot of hillarious moments that I've never had before :-)

Permintaan maaf yang sedalam-dalamnya saya ucapkan untuk semua kesalahan, gurauan yang mungkin menyakitkan, dan jika ada perilaku yang mengesalkan.

Mulai tanggal 24 Desember 2012 saya akan kembali ke PA3 (Bu Mala's team) untuk assist order KOHL'S
through this email from deep inside my heart, i would like to say thankyou to :

Dept Head PPMC Pak Rudy :
terimakasih untuk semua pelajaran, bimbingan dan motivasi selama 4 bulan di PA2.
Keterbukaan Pak Rudy saat mendengarkan pendapat sehingga saya merasa nyaman menceritakan masalah adalah satu hal yang disukai saat menjadi 'anaknya' Babeh di PA2. 

team PPMC Uniqlo dan Polo Mba Ariska, Mba Lanny, Mba Dea, Mba Dian :
terimakasih untuk keceriaan dan pengetahuan baru selama di PA2. Thanks for offering the beautiful friendship that will last and unforgettable ^_^

team Express Mba Dhyani, Mba Connie, Mba Marlene, Mba Triana, Mba Rara,
so glad to know you, working with you, laugh with you, do biggest efforts with you, fight and struggle with you, getting mature because of you,,,
walaupun baru empat bulan, ada berjuta kesan dan kebersamaan yang rasanya sudah terjalin lama ^_^
to Mba Connie : kamu masih boleh pinjem buku-buku dari aku lho Mbak, tanpa mbayar! (asal jangan lupa dikembalikan)
please don't be hesitate if you want to borrow (dan aku pasti selalu inget masa-masa kamu ngomong 'Sigarbencah' hehehehe)
to Mba Triana : udah nggak bisa duet nyanyi dangdut sama campursari sama kamu. Sekarang kamu nyanyi dangdutnya sendirian aja ya Mbak :-P

to Mba Anjar :
maaf gara-gara aku datang, tempatmu terpaksa digusur dan dipindah didepan pintu T_T
terimakasih sudah membantu kalau ada tracking Asianet ya Mbak ^_^

to Anisa - record :
berjuta terimakasih untuk semua pertolongan selama 4 bulan dalam hal inter-office, gatepass mendadak dan ganti tinta. You are the truly 911 girl.
AC boleh aja rusak, server boleh error, tapi kalau Anisa nggak masuk, wahh... totally messed up ^_^
(Kalau di Metrotv ada acara The Nanny 911, harusnya kamu bikin acara The Record 911. hehehe)

kepada team sample room Pak Puji, Mba Dilly, Mba Dwi, Mba Lastri, Mba Pin :
terimakasih atas kerjasama, kerja keras dan usaha demi mewujudkan sample yang berkualitas dan selalu approved pagi-siang-malam.

kepada team QC dan MQA Mba Hesty, Mba Samini, Mba Wati,
terimakasih banyak untuk semua kerjasama dan bantuannya, terutama saat menghadapi QC Buyer dan tenaga ekstra untuk PP Meeting.

It's glad to be the part of marvellous and fascinating team, even for the short 4 months. I guess the only one thing to regret is my body get fat after receiving many foods (especially when we got lunch together, my mouth is like a hole for every un-eaten food. Hahaha)
Hopefully we still have another opportunity to work together.

Thankyou, Thankyou, Thankyou and see ya' later

best wishes,
Devi Oktaviasari

Ini beberapa moment dan karakter-karakter yang ada di unit PA2








ini waktu ultahnya 'babeh' Rudy bulan September. Moga umurnya selalu barokah ya Be..








Dilly Agustina, record sample room yang sering mondar-mandir, nunut ngeprint, bagi-bagi gosip terbaru, dan bertanggung jawab atas berkurangnya stok makanan Planning.





>>> kayak gini nih contoh suasana planning kalo lagi nggak ada babe. PS : ini snack-nya dapat pas acara halalbihalal, bukan snack rutin dari factory (emangnya kita PNS, dapat jatah snack saban istirahat)





di tempat Dea - syukuran pernikahan





ini Pak Puji dan Bu Siti Handayani, dua 'juru kunci' dalam order Express. Pak Puji adalah pattern-maker (pembuat pola) yang punya tangan sakti. Pihak Buyer akan meloloskan dan meng-approve sample Express kami hanya dengan melihat tanda tangan beliau saja.














>>> Mba Samini (kiri) dan Mba Connie.
Mba Samini adalah Mini Quality Assurance (MQA) yang mengecek TOP sample dan mendampingi Buyer saat Final Inspection. Foto ini diambil pas dia lagi hamil. Sekarang anaknya udah lahir, bayi cowok namanya Zaki. Kalo Mba Connie mah masih single Sering dikira bule. You think?

Artis utama kita, pemirsaah!

Marlene Theresia. Asli Maluku, langganan pulang malam. Dialah 'majikan' saya saat saya di PA2, hehehe
i will miss those moments, guys!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hompimpa (Sebuah puisi dari Tengsoe Tjahjono)

Puisi Hompimpa karangan Tengsoe Tjahjono pertama kali saya ketahui saat kelas 1 SMP. Tepatnya saat classmeeting yang diadakan pasca ulangan umum. Sekolah saya SMP Negeri 6 Semarang mengadakan beberapa lomba. Yah, buat ngisi hari aja sih. Supaya murid-muridnya nggak nganggur gitu. Waktu itu Bu Tamsih (salah satu pengajar Bahasa Indonesia) mengadakan lomba deklamasi puisi Hom-Pim-Pa untuk anak-anak kelas tiga. Syaratnya : saat deklamasi puisi, satu kelas harus maju semua. Tidak boleh hanya satu orang yang maju deklamasi mewakili kelas mereka. Pokoknya, satu kelas maju bareng. Tampil di tengah-tengah lapangan. Ditonton oleh kelas satu dan kelas dua. Asik ya? Tampil rombongan, gitu. Jadi bisa dilihat kekompakan masing-masing kelas. Kalau satu orang salah, ya satu kelas bisa ancur. Pernah ada kelas yang tampil bagus banget di awal. Setelah memasuki bagian tengah-tengah, ada murid yang suaranya cempreng dan cengengesan (sungguh kombinasi yang absurd, hehe) yang tentu saja membuat semua penon...

i can't believe i have been three years here (part 3)

Chapter #3 : The Days of Receptionist Berangkat dari rumah habis subuh. Bangunin Oom Apri buat nganterin ke Terminal. Naik bis Semarang-Solo. Turun di pasar Karangjati. Itulah pagi pertama dan hari pertama sebagai karyawan. Ulangi lagi ah, sebagai Kar-Ya-Wan . Bukan anak sekolah (walaupun belum resmi diwisuda sih) Seperti apa rasanya masuk kerja pertama kali? Hmm.. kamu ingat waktu pertama kali masuk SMP, atau SMK? Ingat hari pertamamu di sekolah baru? Kurang lebih seperti itu. Kamu ketemu sama temen-temen baru. Ketemu sama lingkungan baru. Gugup, canggung, dan menerka-nerka apa yang akan kamu lakukan disini. Orang pertama yang saya kenal adalah Bu Dyah. Asistennya Pak Anil. Secara nggak langsung Bu Dyah juga atasan saya, karena Bu Dyah ini yang meng-handle seluruh kegiatan office. Selain Bu Dyah, inilah beberapa orang yang sering sliwar-sliwer di area office dan resepsionis : - Mbak Endang : resepsionis 1 sekaligus yang dituakan. Udah 5 tahun bekerja di PT USG. Waktu sa...

TALKSHOW with Raditya Dika

Selamat sore. Saya nulis postingan ini karena dua hal : Desakan dari beberapa teman yang penasaran cerita lengkapnya dan desakan dari sel abu-abu di otak yang memaksa supaya momen tanggal 1 Desember ini ditulis sebelum akhir tahun. Momen ini harus ditulis. Lagian, masak udah satu bulan lebih nggak ada postingan apa-apa sih? Begitu kata otak saya. Karena takut dia menjadi anarkis, maka saya turuti. Jadi, silakan duduk manis, ambil camilanmu, dan simak cerita saya. Pada hari pertama di bulan Desember 2013, salah satu keinginan saya (dan ratusan orang lainnya) terkabul : bertemu Raditya Dika, berfoto bersama dan dapat tanda tangan dia. Iya, beneran. Kalau nggak percaya, coba lihat foto ini. Bisa bertemu Raditya Dika, nanya-nanya soal dia, dan berfoto seperti itu adalah suatu kesempatan langka. Dan cukup bikin sirik. Kamu sirik kan? Enggak ya? Oh, bagus... bagus.... Terus kalau kamu nggak sirik, kenapa mulut kamu manyun, mata kamu melototi monitor dan... woy, itu mouse...